TAKUT JADI KORBAN JARINGAN NII


Hebohnya berita panas di media tentang JARINGAN NII sedikit banyak aku jadi sering melihat dan mendengarkan berita itu entah lewat media televisi atau kabar berita, dan aq takut jadi korban jaringan NII itu, hiii. hari minggu aku ingin keluar jalan-jalan sambil belanja kebutuhan harian aku, maka aku putuskan untuk shoping di salah satu pusat perbelanjaan di surabaya.

dengan dandanan santai celana pendek dan kaos serta tidak lupa sendal jepit kebanggan hehehe aku berangkat belanja dengan naek sepeda mio yg selalu menemani aku kemanapun aku pergi maklum belum punya mobil jadi pakai seadanya dulu.

perjalan dari kost ke tempat aku belanja gak terlalu jauh cuma makan waktu sekitar 20 menit sesampainya di tempat aq langsung parkir sepeda biar aman. aku masuk dan ambil troli buat angkut barang belanjaan aku yaaaaa plening si belanja bulanan jadi lumayan banyak soalnya aku kalau belanja sebulan sekali, sekali belanja lumayan banyak cz aku suka nyemil.

di tengah-tengan aku belanja tiba-tiba ada orang laki-laki menyapa aku permisi...permisi....permisi sampe 3x spontan aku menengok ke arah dia. emmmmm dalam hati aku siapa ya.....kayaknya belum pernah ketemu aku. dia menjabatkan tangan pengen kenalan dan mau tanya sesuatu dengan aku. aku cuma melihat dan gak tak terima jabatan tangan dia bukan aku sombong tapi aku takut aja.....kalau-kalau dia mau berbuat tidak baik pada aku.

dengan aku mengiraukan jabatan tangan dia tiba-tiba dia bercerita dan bilang kalau dia orang luar pulau dan dia di sini dapat amanah dari kakeknya yang meninggal di suruh mencarikan batu hijau aku lupa dia menyebutnya apa. soalnya aku kurang memperhatikan cerita dia dan aku dalam perbincangan ini ngak berani untuk menatap matanya cerita dia belum selesai tiba-tiba ada bapak-bapak yang menghampiri kita aku si cuek saja sambil pilih-pilih belanjaan aku. tanpa basa-basi bapak itu tiba-tiba nyeletuk dan bilang kalau dia tidak sengaja mendengarkan cerita cowok ini yang aku sebut dia dan bapak itu bilang ke aku kenapa aku tidak membantunya kasih info di mana orang jual batu itu.....dan aku pun spontan menjawab bukan saya gak mau bantu tapi aku tidak tau mengenai info hal itu. kalau bapak tau silahkan antar dan aja mas ini dan maaf saya buru-buru kata aku lalu bapak itu bilang oke.


tapi kata bapak : batu itu sangat berharga dan bapak ngak berani antar sendiri perlu saksi katanya dan saksinya gimana klu "aku" kata aku haaaaaaaa knp harus aku? maaf sekali lagi saya sibuk tidak bisa membantu silahkan ngajak yang lain saja. cerita mas itu belum selesai dan saya putuskan untuk buru-buru pergi ngak tau y...dalam hati aku ada rasa takut. takut jadi korban jaringan NII atau apa....

ehhhhh malah bapak dan mas itu mengajak aku untuk minum sebentar wahhhh dalam benak aku tidak beres ini gelagat mereka berdua mencurigakan. emmmm dengan etika orang jawa timur bukan orang soroboyoan aku masih menolaknya dengan halus sekali lagi maaf saya buru-buru dan tidak bisa.

saya bergegas pergi y kidak lama juga aku ngobrol sama mas itu soalnya aku sambil pilih-pilih barang sebelum aku agak jauh tiba-tiba masnya mendekati saya lagi dan bilang "saya tau anda ragu dan tidak percaya sama saya karena anda orangnya tidak mudah percaya sama orang". aku tidak coment apa-apa, emang si aku orangnya tidak mudah percaya sama orang apalagi orang itu baru aku kenal.

sekali lagi ini bukan nya aku tidak mau bantu orang tapi aku takut aja dan harus extra hati-hati apalagi di gembar-gembor berita korban jaringan NII ini bikin aku agak takut. biar tidak di mamfaatkan atau di salah gunakan orang lain menurutku di jaman seperti ini sikap waspada harus lebih kita tingkatkan. benar ngak teman-teman.

aku berbagi pengalaman ini gak ada maksud apa-apa cuma ingin mengingatkan aja ke teman-teman biar hati-hati dan mawas diri juga.